Bridging The Gap in Mathematical Ability of MTs Students: An Experimental Study of The Knisley Model Based on Tangram Media

Authors

  • Sarach Nur Wahidah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Andhita Dessy Wulansari Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.21154/imej.v3i1.78

Keywords:

Learning Media, Ethnomathematics, Integer Number Line, Logical Mathematical Ability

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Namun. siswa kelas IX MTsN 2 Ponorogo mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi teorema Pythagoras. meliputi pemahaman soal. perencanaan penyelesaian. penguasaan konsep. penarikan kesimpulan. dan pengecekan jawaban. Keterbatasan media pembelajaran konkret juga turut menghambat pemahaman konsep geometris secara visual. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. salah satunya adalah model pembelajaran yang diterapkan guru. Pemilihan model pembelajaran yang tepat. seperti Model Knisley berbasis Media Tangram. Knisley. dan Direct learning. dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa: (1) sebelum dan sesudah menerapkan model Direct learning. (2) sebelum dan sesudah menerapkan model Knisley. (3) sebelum dan sesudah menerapkan model Knisley berbasis Tangram. dan (4) antara ketiga model pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental dan sampel dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. One Way ANOVA. dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Direct learning (t = -7.009; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 17.39 poin; (2) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Knisley (t = -8.883; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 27.96 poin; (3) terdapat perbedaan signifikan pada kelas Knisley berbasis Tangram (t = -7.349; Sig. = 0.000) dengan peningkatan mean 29.01 poin; (4) terdapat perbedaan signifikan antar ketiga model (F = 11.655; Sig. = 0.000). di mana Knisley berbasis Tangram terbukti paling efektif dibanding Direct learning (Sig. = 0.000) dan Knisley (Sig. = 0.022).

Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Knisley berbasis Media Tangram terbukti paling efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibandingkan dengan model Direct learning dan model Knisley tanpa media. Integrasi media manipulatif konkret ke dalam tahapan pembelajaran Knisley menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna. visual. dan menyenangkan. sehingga mengoptimalkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi teorema Pythagoras

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albar, M., Melani, & Khoiriyah, S. (2021). Pengembangan media PAGABIL (Papan Garis Bilangan) untuk meningkatkan kemampuan berhitung bilangan bulat siswa kelas IV MI Miftahul Huda Ngasem. Ebtida': Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 1(2), 62–70. https://doi.org/10.33379/ebtida.v1i2.1051

Adeoye, M. A., Wirawan, K. A. S. I., Pradnyani, M. S. S., & Septiarini, N. I. (2024). Revolutionizing education: Unleashing the power of the ADDIE model for effective teaching and learning. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 202–209. https://doi.org/10.23887/jpiundiksha.v13i1.68624

Cahyadi, R. A. H. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis ADDIE model. Halaqa: Islamic Education Journal, 3(1), 35–42. https://doi.org/10.21070/halaqa.v3i1.2124

Fathurrohman, M. (2017). Belajar dan pembelajaran modern: Konsep dasar, inovasi, dan teori pembelajaran. Garudhawaca.

Fitria, K., & Fadlillah, M. (2023). Karakteristik kecerdasan logika matematika dan implementasinya dalam pembelajaran anak usia dini. Journal of Education for All, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.61692/edufa.v1i1.4

Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam, 1(1), 28–38. https://doi.org/10.15575/jipai.v1i1.11042

Hilda, L., et al. (2021). APMOL: Media teknologi geometri molekul berbasis augmented reality dan JMOL. Samudra Biru.

Inayahtur Rahma, F., Sutadji, E., & Aynin, A. (2023). Urgensi media pembelajaran pada pembelajaran matematika ditinjau dari minat siswa belajar matematika. Journal Al-Mudarris, 6(1), 34–46. https://doi.org/10.32478/al-mudarris.v6i1.1259

Kustandi, C., & Darmawan, D. (2020). Pengembangan media pembelajaran: Konsep dan aplikasi pengembangan media pembelajaran bagi pendidik di sekolah dan masyarakat. Kencana.

Lailan, A. (2023). Urgensi media pembelajaran untuk pendidikan anak usia dini. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(12), 5027–5034. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i12.1887

Larasati, B. K., Puspitasari, M. R., Wajihan, U., & Sari, N. K. (2023). Efektivitas pembelajaran matematika melalui media papan garis bilangan siswa kelas VI SDN Laban 01. Jurnal JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 3(1), 93–98. https://doi.org/10.37081/jipdas.v3i1.1372

Muhaemin, & Fitrianto, Y. (2022). Mengembangkan potensi peserta didik berbasis kecerdasan majemuk. Penerbit Adab.

Nindriyati, D. (2022). Hubungan kecerdasan logis matematis dengan hasil belajar matematika. Jurnal Instruksional, 3, 188–195.

Nova Sulistiani, F., Widiastuti, S., & Fauzi, A. (2022). Pengembangan buku CEKAWAN (Cerita Punokawan) untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 2(5). https://doi.org/10.59818/jpi.v2i5.338

Nurfadhillah, S. (2021). Media pembelajaran: Pengertian media pembelajaran, landasan, fungsi, manfaat, jenis-jenis media pembelajaran, dan cara penggunaan kedudukan media pembelajaran. CV Jejak.

Rachma, A., Iriani, T., & Handoyo, S. S. (2023). Penerapan model ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran berbasis video simulasi mengajar keterampilan memberikan reinforcement. Jurnal Pendidikan West Science, 1(8), 506–516. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i08.554

Rustandi, A., & Rismayanti. (2021). Penerapan model ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran di SMPN 22 Kota Samarinda. Jurnal Fasilkom, 11(2), 57–60. https://doi.org/10.37859/jf.v11i2.2546

Samura, A. O. (2015). Penggunaan media dalam pembelajaran matematika dan manfaatnya.

Saputro, B. (2011). Manajemen penelitian pengembangan (Research & Development). Aswaja Pressindo.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukarelawa, I., et al. (2024). N-gain stacking. Penerbit Suryacahya.

Syarifuddin, & Utari, E. D. (2022). Media pembelajaran dari masa konvensional hingga masa digital. Bening Media Publishing.

Wahab, A., et al. (2021). Media pembelajaran matematika. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Widyaningrum, R. (2011). Tahapan J. Bruner dalam pembelajaran matematika pada penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di sekolah dasar (SD/MI).

Weniarni, L., Lutfiana, A., Ulum, M., & Nurmasitoh, A. (2024). Etnomatematika 1. PT Nasya Expanding Management.

Yusrizal, & Rahmati. (2020). Tes hasil belajar. Bandar Publishing.

Lalu Muhammad Fauzi. (2022). Buku ajar etnomatematika. CV Jejak.

Mulyono, S. (1982). Wayang: Asal-usul, filsafat, dan masa depannya. Gunung Agung.

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Bridging The Gap in Mathematical Ability of MTs Students: An Experimental Study of The Knisley Model Based on Tangram Media. (2026). IMEJ Indonesian Mathematics Education Journal, 3(1), 101-116. https://doi.org/10.21154/imej.v3i1.78